Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kerinduan

Kerinduan Kepada Keduanya

Rindu itu ketika hati terisak menahan satu rasa, otak mengingat pada satu masa. Bayang-bayang hadir walau telah berlalu lama, menutup semua keadaan disaat sepi suasana. Menahannya sama saja menyiksa raga, mencoba kuat namun tak kuasa menahan air mata. Rindu tak sembarang rindu membawa diri menjadi tersendu-sendu. Bukan kepada teman atau kekasih yang sering kali bertemu. Kerinduan kepada mereka hanya membawa samar bersamaan dengan ragu. Namun tak pernah ada kebohongan saat rasa rindu tert uju pada sosok teduh yang tak pernah menyimpan tipu. Merekalah yang sering disebut ayah dan ibu. Jujur, ada rasa hancur saat sekian lama tak pernah ada kata tegur. Luntur, semua rasa membawa air mata terus terkucur. Ketika kerinduan begitu bergejolak tak terukur. Kabur, dalam benak yang terus merasa mundur. Tertutur, sekilas kata-kata doa sebelum dan setelah tidur. Tersungkur, lemah karena harapan agar mereka tetap akur. Tak pernah bohong jika kerinduan itu membawa pada posisi yang kosong. Inilah ri...